Sabtu , Juli 25 2026

Perumdam Sampit Lakukan Pemasangan 680 Sambungan Rumah (SR) Murah

Perbaikan sambungan air warga untuk dilakukan pemasangan Sambungan Rumah oleh Perumda Tirta Mentaya Sampit.

Kalteng7.id, Sampit – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mentaya Sampit lakukan pemasangan 680 Sambungan Rumah (SR) murah, di sejumlah wilayah di Kota Sampit. Pemasangan sambungan baru itu, dilakukan dengan menyasar kawasan perumahan baru.

Kegiatan pemasangan instalasi pipa SR ini telah dilakukan beberapa pekan terakhir ini. ““Sebanyak 680 unit pemasangan dilakukan di sejumlah lokasi perumahan baru, dua perumahan di Jalan Tidar IV dan tiga perumahan di Jalan Pramuka,” kata Kepala Bidang Teknik Perumdam Tirta Mentaya, Edy Dyufriadi , Senin 13 Juli 2026.

Dikatakannya lagi, bahwa melalui program ini, masyarakat penerima manfaat hanya dikenakan biaya Rp300 ribu untuk pemasangan sambungan baru. Nilai tersebut jauh lebih murah dibanding tarif pemasangan reguler yang mencapai sekitar Rp1,98 juta. ungkapnya.

Program tersebut merupakan proyek Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang telah dirancang sejak era Presiden Joko Widodo melalui program SR Murah. Awalnya, Kotim mendapat alokasi sekitar 1.200 sambungan baru. Namun, program tersebut sempat dihentikan karena keterbatasan anggaran pemerintah pusat. paparnya.

“Waktu itu ada program SR Murah sebanyak 1.200 unit. Namun karena ketiadaan anggaran akhirnya dihentikan. Tahun 2024 juga batal, lalu pada 2025 kami usulkan kembali dan akhirnya masuk sebagai program reguler,” ujarnya.

Meski kembali disetujui, kuota sambungan mengalami pengurangan menjadi 1075 unit. Kemudian saat ini, akibat kenaikan harga material khususnya pipa, maka kuota kembali dikurangi menjadi sisa 680 sambungan.

“Kami terpaksa mengurangi jumlah sambungan, tetapi jaringan pipanya jangan. Sehingga nantinya ketika ada tambahan program, jaringan utama sudah tersedia dan masyarakat lain lebih mudah mendapatkan sambungan,” jelasnya.

Meski sempat diragukan warga, akhirnya program tersebut bisa berjalan dan teralisasi sebagaimana yang diharapkan. Hingga akhirnya pada tahun 2026 ini, program tersebut terealisasi dan prosesnya sedang berjalan.

“Harapannya masyarakat bisa terbantu dan semakin banyak yang menikmati layanan air bersih dengan kualitas yang terjamin,” pungkasnya. (red)

About redaksi

Check Also

Kuyang Gegerkan Warga Desa Lanpasa Seruyan

Kalteng7.id, Seruyan – Warga Desa Lanpasa Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan dihebohkan dengan kemunculan Kuyang. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *