Minggu , Juli 26 2026

DPRD Minta Pemkab Tanggap Jika Ada PMK di Kotim

 

Kalteng7.id-Sampit-Wakil Ketua Komisi II DRPD Kotim Hj Darmawati meminta kepada pemerintah setempat untuk bisa mengambil tindakan dan juga mencari solusi jika ada persoalan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang saat ini sudah menyerang beberapa daerah di tanah air ini.

“Terhadap hewan ternak, terutama sapi dan kambing. Terlebih satu bulan lagi Hari Idul Adha atau Hari Raya Kurban. Kebiasannya kebutuhan masyarakat meningkat untuk membeli hewan kurban sapi dan kambing tersebut,”jelasnya, Rabu (8/6).

Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) telah menjadi perhatian serius dibeberapa wilayah di Indonesia ini. Karena itu diperlukan sinergi antara pemerintah, peternak, dan pihak-pihak terkait supaya penyakit yang disebabkan dari virus apthovirus bisa segera tertangani dan tidak menyebar. Penyakit ini menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kambing, kerbau, domba, dan babi,”ungkapnya

Politisi Golkar ini mengatakan sinergitas penting guna menjaga masyarakat supaya tidak panik dalam menyikapi terjadinya kasus ini. Pada peternak supaya diberi pemahaman dan kesadaran mengenai kasus ini. Diperlukan langkah yang cepat, taktis dan tepat agar segera dilakukan penanganan dan tidak menyebar,”harapnya.

Dia menilai langkah untuk menutup sementara pasar hewan bisa menjadi langkah yang tepat. Vaksinasi kepada hewan ternak terutama sapi juga perlu segera dilakukan. “Selain hewan itu baik untuk dikonsumsi, tak kalah penting juga hewan itu harus sehat dari berbagai penyakit,”akuinya.

Darmawati pun berharap, segera ada anggaran khusus untuk peternak sapi yang terdampak PMK. Baik biaya obat, biaya mantri atau biaya vitamin. (*)
 

About redaksi

Check Also

Dosen Senior STIH Habaring Hurung Sampit Tutup Usia

Dosen STIH Habaring Hurung Sampit Tutup Usia Kalteng7.id-Sampit. Civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *