Rabu , Juni 3 2026

Cegah Plastik Langka, Wanita Paruh Baya Asal Seruyan Tawarkan Tas Anyaman

Muliati saat memperlihatkan tas anyaman buatannya.

Kalteng7.id, Seruyan – Kelangkaan dan kenaikan harga plastik mulai dirasakan beberapa wilayah di Indonesia, hal ini akibat kondisi global yang melanda di wilayah Timur Tengah. Bahkan, harga plastik sudah mulai merangkak naik akibat kondisi global tersebut.

Kondisi inilah yang menjadi masalah, apalagi masyarakat kita yang rata-rata menggunakan plastik untuk tempat berbagai keperluan sehari-hati, baik bahan makanan maupun minuman dan bahan kebutuhan pokok lainnya.

Hal inilah yang dicoba dimanfaatkan oleh salah seorang wanita paruh baya asal Kabupaten Seruyan bernama Muliati. Dia menawarkan tas anyaman untuk keperluan sehari-hari untuk menghemat biaya dan juga lebih praktis pada saat digunakan.

“Tas anyaman ini bisa berasal dari bahan alam, bisa dari bambu atau purun (sebutannya orang Seruyan). Tinggal diberi warna saja maka tas tersebut menarik dan unik,”jelas Mulati dari Desa Rungau Raya Kecamatan Danau Seluluk kepada Kalteng7.id, Kamis 16 April 2026.

Dirinya mengatakan, untuk kecil dan besarnya tas tinggal menambah bahan saja dan ukurannya. “Saya rasa tas anyaman ini cukup 1 saja untuk beberapa keperluan terutama sekali ketika berbelanja di pasar,”ungkapnya.

Muliati menjelaskan, saat ini kondisi ekonomi masyarakat kian lesu dan juga kebutuhan pokok sedang naik.

“Saya menawarkan solusi agar ke depannya plastik bisa dikurangi, tentunya produksi sampah plastik bisa berkurang,”tutupnya. (Red)

About redaksi

Check Also

MES Kotim Ucapkan Selamat Kepada H Erick Thohir Kembali Nahkodai MES

Kalteng7.id-Jakarta-H Erick Thohir kembali menahkodai Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) setelah terpilih secara aklamasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *